Ketika semuanya pergi meninggalkannya
dia hanya bisa diam dan mengikhlaskan semuanya pergi
ketika dunianya jatuh dan hancur dia masih bisa tersenyum
hatinya sedih namun tak satupun air mata menetes dari matanya
bukannya dia tidak bersedih
tapi dia tahu kalau air mata tak akan mengubah segala yang terjadi
dia tetap meneruskan langkahnya ketika semua mencoba menjatuhkan
dia tetap meneruskan langkahnya walaupun lelah menghantuinya
yang dia tahu hanyalah “dia harus tetap hidup dan menjalani hidup ini sebaik-baiknya”
dunia baru menunggunya di sana…
dan itulah yang membuatnya selalu “hidup”
hidup untuk menghidupi mimpi-mimpinya !
